MEMAAFKAN MASA LALU
Badai akan berlalu, langit tidak selalu mendung, hujan akan reda dan pelangi selalu ada ketika usai hujan. begitu pula dengan sedih, duka, kesedihan dan juga bahagia selalu punya cara untuk datang.
Jangan terlalu memaksakan, cukup nikmati masa rasa yang bercampur itu. Kalian hebat, kelian kuat dengan cara senyum tanpa perlu dunia tahu kalian sedang hancur.
Walau hujan belum tentu tahu sesedih apa payung di saat musim kemarau. Sama seperti mereka yang mungkin tidak pernah tahu sesedih apa kehilangan orang yang berpengaruh dalam hidup.
Jika ini tak berlalu cepat, jika rasa itu terus singgah di perasaanmu yang berkecamuk tidak ada yang melarang seseorang untuk bersikap bar-bar asal jangan sampai ambyar 😉
Kalau kemarin kalian terbiasa dengan hadirnya, berjalan pelan saja dengan membiasakan lebih mandiri. Sendiri belum tentu bahaya, dunia tidak semenakutkan itu untuk orang yang sendiri.
Kecewa mu pada orang sebelumnya mungkin akan berdampak pada orang yang selanjutnya, atau mungkin pada lingkunganmu. Tapi, berusahalah menjadi pribadi yang tidak terlalu menampakan rasa kehilanganmu. Karena terkadang rasa yang berlebihan akan semakin di sepelehkan. Walau mereka yang lain belum tentu tau batas kekuatan seseorang tidak pernah sama.
Dan, alangkah baiknya jangan mencoba mencari orang baru hanya untuk mengobati luka lamamu. Itu tidak akan pernah mempan dalam mengobati. Beri senggang dengan hatimu, istirahatkan, lalu coba memaafkan diri sendiri dan yang pernah berlalu.
Mulailah ketika kamu sudah siap,siap menerima sakit, kecewa, sedih, dan bahagia itu sebagai bonus. saat lukamu telah sembuh, saat dayamu telah terisi penuh, saat sakit yang dahulu sudah terobati, saat kamu sudah bisa menerima apapun konsekuensi yang akan di dapat di kemudian hari.
Semua yang pernah kamu lakukan di kehidupan sebelumnya, itu yang akan kamu terima. Maka cobalah untuk memahami diri sendiri dulu baru memahami orang lain.
Percayalah, akan ada seseorang yang akan menerima kamu apa adanya, menerima masalalu kamu, menerima baik buruknya kamu, mengerti dalam keadaan apapun. Dan mungkin kamu akan kaget karena ia memilih untuk bertahan dan memperbaiki. Jika saat itu tiba, genggam erat, jangan pernah lepas karena Cinta sejati tidak pernah datang dua kali.
Jangan terlalu memaksakan, cukup nikmati masa rasa yang bercampur itu. Kalian hebat, kelian kuat dengan cara senyum tanpa perlu dunia tahu kalian sedang hancur.
Walau hujan belum tentu tahu sesedih apa payung di saat musim kemarau. Sama seperti mereka yang mungkin tidak pernah tahu sesedih apa kehilangan orang yang berpengaruh dalam hidup.
Jika ini tak berlalu cepat, jika rasa itu terus singgah di perasaanmu yang berkecamuk tidak ada yang melarang seseorang untuk bersikap bar-bar asal jangan sampai ambyar 😉
Kalau kemarin kalian terbiasa dengan hadirnya, berjalan pelan saja dengan membiasakan lebih mandiri. Sendiri belum tentu bahaya, dunia tidak semenakutkan itu untuk orang yang sendiri.
Kecewa mu pada orang sebelumnya mungkin akan berdampak pada orang yang selanjutnya, atau mungkin pada lingkunganmu. Tapi, berusahalah menjadi pribadi yang tidak terlalu menampakan rasa kehilanganmu. Karena terkadang rasa yang berlebihan akan semakin di sepelehkan. Walau mereka yang lain belum tentu tau batas kekuatan seseorang tidak pernah sama.
Dan, alangkah baiknya jangan mencoba mencari orang baru hanya untuk mengobati luka lamamu. Itu tidak akan pernah mempan dalam mengobati. Beri senggang dengan hatimu, istirahatkan, lalu coba memaafkan diri sendiri dan yang pernah berlalu.
Mulailah ketika kamu sudah siap,siap menerima sakit, kecewa, sedih, dan bahagia itu sebagai bonus. saat lukamu telah sembuh, saat dayamu telah terisi penuh, saat sakit yang dahulu sudah terobati, saat kamu sudah bisa menerima apapun konsekuensi yang akan di dapat di kemudian hari.
Semua yang pernah kamu lakukan di kehidupan sebelumnya, itu yang akan kamu terima. Maka cobalah untuk memahami diri sendiri dulu baru memahami orang lain.
Percayalah, akan ada seseorang yang akan menerima kamu apa adanya, menerima masalalu kamu, menerima baik buruknya kamu, mengerti dalam keadaan apapun. Dan mungkin kamu akan kaget karena ia memilih untuk bertahan dan memperbaiki. Jika saat itu tiba, genggam erat, jangan pernah lepas karena Cinta sejati tidak pernah datang dua kali.



Bagossss💙
BalasHapusmengsedih:"
BalasHapus