niat yang rumpang
tuan.
kita sama sama tau bahwa tidak ada perpisahan yang berakhir bahagia
bahwa tidak ada yang benar benar pergi ketika saling melepas
entah kita sama-sama tahu bahwa meninggalkan tak semudah mengucap.
terimalah lembar kertas berikut ini untuk mengobati rasa yang seakan mencekik karena ingin bertemu.
walau terkadang, kita sama-sama tahu dan akan menyalahkan, dan berkata:"enak ya jadi kamu. sudah menyakiti tapi masi dirindukan!" walau terkadang seakan raga meronta untuk berkata" pergi saja, saya sudah terbiasa" namun, wanita tetaplah wanita, yang tak akan pernah lepas dari kasih sayang, yang sudah berkeras hati bahwa aku bia sendiri, namun wanita tetaplah mahluk yang lemah yang butuh lelaki entah dari ukuran tenaga, menopang fisik, dan mencukupkan rasa.
entah, sampai kapan. kamu yang akan menjadi objek untuk kubuat cerita atau akan ada peran yang lain datang mengganti. jika mereka bosan mendengar cerita tentangmu, aku yang menulis tidak pernah bosan.jadi tidak usah resah dan khawatir jika kututup kisah tentang kita. karena ketika berpisah yang sulit untuk dilupa yaitu kenangan.
kadang, susah mengerti wanita. ia yang memberi keputusan, ia yang bersih keras untuk melupakan, ia juga yang jatuh terhanyut oleh rasa rindu yang nestapa. namun, masi bersikap cuek ketika di chat hanya menanyakan kabar. seolah tembok yang sudah di bangun setinggi tembok cina diruntuhkan oleh perasaan semu. itulah kodratnya wanita, sekuat apapun dia bisa menahan perasaan suka,dan rindunya dia tetaplah wanita yang suatu saat pasti akan menikah. yang nyaman dengan sendiri karena bebas untuk berekspresi dan berkelana pasti akan butuh dan pulang kerumah yang bukan hanya melepas penat namun juga untuk di manja.
enak ya jadi kamu, sudah menyakiti namun masi punya cerita.



Sudahlah,Bersedih yg berlarut tidak baik bagi diri dari segi kesehatan dan psikolog🙂khawatir,peduli dan goblok adalah hal yang sangat tipis perbedaannya dari segi ceritamu dan pandangan saya terhadap itu semua,tpi entah dengan kamu yang merasakan,tpi ku rasa kamu sedang sadar dengan apa yang terjadi hanya saja kamu tidak ingin sadar dan membuka mata untuk melihat keadaan,memang tidak mudah dalam hal berpisah namun semua pilihan dan keputusan hidupmu kamu yg menentukan,sulit bukan(?)Berada di fase bertahan sakit mundur hancur,ya itulah cinta
BalasHapus